ProjectFlow lahir dari satu pengamatan sederhana: firma konsultan arsitektur dan teknik di Indonesia menjalankan proyek bernilai miliaran dengan Excel dan WhatsApp. Jam kerja hilang, tagihan tertunda, dan keputusan menguap di chat — bukan karena tim tidak kompeten, tapi karena tidak ada alat yang benar-benar dibuat untuk cara kerja mereka.
Alih-alih membangun perangkat generik lalu menempelkan fitur, ProjectFlow dibangun langsung dari kebutuhan nyata firma AEC — istilahnya, alurnya, dan pajaknya. Yang kami tawarkan adalah produk itu sendiri: konkret, spesifik, dan bisa Anda coba hari ini.
Dibuat untuk AEC
Kontrak Payung, manhours per disiplin, pedoman IAI/PII/HAKI, PPh 23 & PPN — bawaan, bukan tempelan.
File tetap milik Anda
Arsitektur BYOS — dokumen tetap di Drive/Dropbox Anda. Kami menyimpan catatan, bukan file.
Jujur soal batasan
Bukan akuntansi, bukan BIM, bukan alat kontraktor. Fokus sisi konsultasi/perencanaan.